Angelic Kids Choir II pada awalnya dibentuk sebagai suatu wadah bagi anak-anak yang belum memenuhi syarat secara musikal (tidak lulus audisi) dan/atau bagi anak-anak yang baru pertama kali mengikuti Paduan Suara sehingga pada saat dibentuk rentang usianya sangat beragam, tapi satu hal yang menyamakan adalah semua anak-anak tersebut sama-sama belum bisa bernyanyi dengan baik. Dalam perkembangan selanjutnya Angelic Kids Choir II ini ditujukan bagi anak-anak kecil (ada berapa anggota yang masuk mulai usia 4 tahun) sampai dengan usia 10 tahun (kelas 4 SD). Sejalan dengan kenaikan kelas di sekolah dan sekolah minggu, maka ketika anak-anak naik ke kelas 5 SD maka anggota Angelic Kids Choir II akan meninggalkan Angelic Kids Choir II dan diharapkan akan terus mendapat pembinaan dan turut melayani dalam Angelic Kids Choir I.

Angelic Kids Choir II pada saat ini (tahun 2010) memiliki anggota aktif sekitar 40 anak dengan tingkat kehadiran pada saat latihan hampir 90%. Sejak tahun 2003, Angelic Kids Choir II dilatih dan dibina oleh Gracia Leonora Simanjuntak -Telaumbanua. Karena Angelic Kids Choir II ini merupakan paduan suara "awal" bagi anak-anak, maka paduan suara ini bisa dikatakan lebih sebagai suatu wadah pembinaan atau proses persiapan menuju ke jenjang berikutnya yaitu Angelic Kids Choir I. Di samping itu Angelic Kids Choir II juga mempunyai misi untuk mengenalkan anak-anak kepada Kristus melalui latihan/pembinaan dan pelayanan. Karena itu di samping latihan paduan suara, melalui paduan suara ini anak-anak juga dilatih untuk mau mengambil bagian dalam pelayanan sejak usia dini.

Angelic Kids Choir II dalam kesederhanaannya selama ini telah turut aktif melayani di GKI Gunsa baik dalam Kebaktian Umum, Persekutuan Mesra, maupun dalam hari raya gerejawi seperti Natal dan Paskah Komisi Anak. Angelic Kids Choir II juga beberapa kali melakukan kerjasama atau kolaborasi dengan paduan suara lain seperti Angelic Kids Choir I, PS Adoramus, Kelompok Kantoria GKI Gunsa dan PS Gaudia. Pada bulan Juni 2009 Angelic Kids Choir II melakukan konser bina paduan suara yang mendapat dukungan dari Paduan Suara Gaudia (Con Anima Gaudiosa) dan Pusat Pelayanan Liturgi dan Musik di Indonesia.