Paduan suara ini berawal dari para suami yang datang menjemput para istri mereka yang tengah mengikuti latihan kolintang Gema Kasih. Sambil menunggu para istri selesai latihan, para suami ini lalu mengobrol sana sini. Hal ini membuat mantan penatua alm. Pnt. Marga Lextina Herdadi berpikir untuk melibatkan para suami tersebut dalam suatu kegiatan yang lebih bermanfaat yaitu melalui paduan suara. Paduan Suara ini pada awal mulanya dilatih oleh suami Pnt. Marga Lextina Herdadi, Bapak Umar Daniel dan diiringi oleh organis Merciana Sidharta, keponakan Pnt. Marga Lextina Herdadi.

Pada sebuah acara pada tanggal 7 Januari 1991 yang bertempat di rumah Ibu Judy Arthadjaja, dicetuskanlah ide untuk membentuk Paduan Suara oleh Pnt. Marga Lextina Herdadi. Hal ini mendapat respon yang positif dari hadirin. Untuk jadwal latihan, disepakati setiap hari Senin, setelah selesai latihan Kolintang Gema Kasih, yaitu pada pukul 18.30 dan nama paduan suaranya disepakati Gema Kasih.

PS Gema Kasih ini pada mulanya merupakan kumpulan 'pasutri' Gema Kasih, namun anggotanya saat itu dan sampai saat ini tidak terbatas pada pasutri saja. Saat ini paduan suara ini dilatih oleh Bapak Hotman Sianipar dan telah mempunyai 30 orang anggota yang aktif. Dengan motto "Berlatih dan Bernyanyi Untuk Tuhan Yesus", paduan suara ini telah banyak melayani dalam Kebaktian Umum GKI Gunsa maupun dalam acara-acara di luar GKI Gunsa.

Jika anda tertarik, siapapun dapat ikut serta berlatih bersama-sama PS Gema Kasih.